Kebijakan Mutu - Turut membangun citra bangsa dengan menjamin penerapan, pengembangan dan kehandalan sistem manajemen mutu, Lingkungan dan Manajemen lainnya pelanggan secara Internasional dengan prinsip - prinsip imparsial, profesional dan independen

NEWS
4 -7/02/2013
Indonesia Tuan Rumah Third Workshop of APLAC-PTB Enhanced Training For Proficiency Testing (PT) Experts

Pelatihan yang diselenggarakan selama empat hari (4 s/d 7 Februari 2013) berfokus pada penggunaan studi kasus dan pemberian pelatihan nyata berdasarkan studi kasus dengan menghadirkan narasumber yang juga sebagai mentor dari PTB yakni Clemens Sanetra, Anna Cypionka, Dan Tholen dan Rachada Hemapattawee.

Seperti diketahui, uji profisiensi adalah cara penting untuk memenuhi persyaratan ISO/IEC 17025:2005 (Persyaratan Umum untuk Kompetensi Laboratorium Pengujian dan Kalibarasi) di bidang jaminan mutu hasil laboratorium. Adapun, menurut Bambang filosofi di balik ISO /IEC 1705 adalah untuk memastikan bahwa seorang analis tunggal dalam laboratorium mampu secara konsisten mereproduksi hasil yang sama pada sampel yang sama; hasil yang dihasilkan oleh analis harus mencerminkan hasil yang akan datang dari setiap analis lain di laboratorium; serta hasil apapun dari laboratorium secara keseluruhan harus mencerminkan hasil yang disepakati oleh laboratorium lain.

Selain itu, tambah Bambang harmonisasi prosedur penilaian kesesuaian berdasarkan peraturan teknis dan standar internasional menjadi semakin penting karena adanya

 

globalisasi perdagangan serta upaya integrasi regional. Dengan demikian, Bambang mengatakan pertemuan ini menjadi penting guna memiliki pemahaman yang sama ISO/IEC 17043:2010 (Penialian Kesesuaian- Persyaratan Umum Pengujian Profisiensi) terutama PT Penyedia dan Badan Akreditasi. Dan juga untuk menjawab kebutuhan atas kepercayaan yang berkelanjutan dalam kinerja laboratorium tidak hanya bagi laboratorium dan pelanggan mereka, namun bagi regulator, laboratorium, lembaga akreditasi, serta organisasi lainnya.

 

Pertemuan berisi pemaparan serta diskusi yang sesuai dengan pengalaman mereka sebagai tenaga ahli dalam bidang Proficiency Testing (PT) pada negara masing-masing. Pada sesi hari pertama dan kedua, peserta dibagi kedalam tiga kelompok berdasarkan PT, serta ruang lingkup proposal yang dipresentasikan, dengan didampingi oleh empat  mentor. Selain itu, dalam dua hari pertama itu juga akan diputuskan bahan presentasi yang dimana akan dijadikan lokakarya yang diselenggarakan pada hari ketiga, dengan peserta yang mayoritas dihadiri oleh para tenaga ahli dari instansi atau lembaga di Indonesia.

Mengingat pelatihan berfokus pada studi kasus, maka studi kasus dipilih yang mencakup persyaratan teknis kunci dalam ISO / IEC 17043 dan penerapan persyaratan untuk aplikasi di PT untuk medis, kimia, sifat mekanik, dan laboratorium kalibrasi. Akan ada tiga sesi breakout selama dua hari pertama dengan 6 topik pembahasan.

Enam topik tersebut adalah PT Perencanaan; Persiapan Sampel; Metode Statistik; Analisis Data; Pelaporan; Menulis Manual Mutu; serta Membuat Yayasan PT (Seperti: Mengidentifikasi PT Penyedia; Menilai Stakeholder; dan Membuat Panitia Teknis).

Di hari terakhir pelatihan, peserta diminta untuk membuat laporan dengan meringkas aktivitas pekerjaan mereka selama mengikuti acara guna memperlihatkan dan menunjukkan yang mana dari kegiatan dipengaruhi oleh pengetahuan yang didapat dalam Third Workshop of APLAC-PTB Enhanced Training For Proficiency Testing (PT) Experts. (link : www.kan.or.id)


   
 
2017/07/17
Rekruit tenaga IKRCS Juli 2017
--------------------------------------
2015/12/14
AWAS, Penipuan atas nama BSN - KAN
--------------------------------------
2014/12/03
BSN/KAN Menyelenggarakan Pelatihan Asesor Laboratorium SNI ISO/IEC 17025 : 2008
--------------------------------------
2014/11/21
OHSAS 18001
--------------------------------------
2014/09/09
Keberterimaan Penilaian Kesesuaian KAN Dalam Rangka Meningkatkan Daya Saing Menuju Pasar ASEAN Dan Internasional
--------------------------------------
2014/07/03
Teknologi Selubung Terowongan (Shield Tunneling Technology)
--------------------------------------
2014/06/11
Peran Sistem Penilaian Kesesuaian Dalam Mendukung Peningkatan Efisiensi Energi
--------------------------------------
2013/11/14
Ketua KAN : Asesor, Elemen Penting dalam Peningkatan Daya Saing
--------------------------------------
2013/12/9
70 Persen Daerah Tak Punya Aturan Gedung Tahan Gempa
--------------------------------------
2013/08/15
Hadapi AEC, Indonesia Harus Perkuat SNI
--------------------------------------
21/01/2013
Pelatihan Asessor Laboratorium berdasarkan SNI ISO/IEC 17025-2008 Kerjasama Kementerian PU dan Komite Akreditasi Nasional (KAN)
--------------------------------------
14/01/2013
KAN MELUNCURKAN SKEMA AKREDITASI PENYELENGGARA UJI PROFISIENSI BERDASARKAN SNI-ISO/IEC 17043-2010
--------------------------------------
14/02/2013
Bappeda Kabupaten Gunungkidul dan Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi Dan Energi Sumberdaya Energi (Dinas Perindagkop dan ESDM) Kabupaten Gunung Kidul bekerjasama dengan Badan Standardisasi Nasional di bidang standardisasi.
--------------------------------------
4 -7/02/2013
Indonesia Tuan Rumah Third Workshop of APLAC-PTB Enhanced Training For Proficiency Testing (PT) Experts
--------------------------------------
08/02/2013
PENGEMBANGAN SKEMA AKREDITASI PENYELENGGARA UJI PROFISIENSI BERDASARKAN ISO/IEC 17043:2010
--------------------------------------
 
By Morosakato.com
Jasa SEO